Hidup ini memiliki peristiwa yang dapat diistilahkan sebagai tanda titik maupun koma. Tanda apakah yang sering menghampiri perjalanan hidup kamu? Saya gak tahu. Hidup ini harus disemangati dan dipenuhi optimisme. Nggak bisa kalau hanya setengah-setengah.
Nggak bisa dipungkiri, saat melihat orang di sekelilingmu tertawa bahagia, rasanya senang. Tapi pertanyaannya, apakah kebahagiaan mereka berasal dari kita? Hm.
Saya bangga memiliki keluarga yang serba super. Memang tidak seperti superman, atau spiderman, bahkan batman sih. Tapi paling enggak, selalu ada yang bisa saya banggakan di dalam hati meski perasaan itu seringkali tertutupi kabut amarah maupun emosi yang tak jarang muncul tanpa diduga.
Saya merasa keberuntungan menyelimuti hidup saya. Bahkan ketika saya mendengar salah seorang teman baik memiliki orang tua yang menganut pola represif ketika mendidik anak-anaknya (bukan berrti hidupnya tidak beruntung).
Tapi betapa bangganya saya, ketika saya tahu keadaan keluarganya seperti apa, namun ia tetap menunjukkan semangat dan kesetiannya untuk mewujudkan cita-citanya. Semakin sering dia mengalami ini, semakin mahirlah ia menyeimbangkan antara keinginan orang tua dengan keinginannya. Kalau yang diingini tidak sesuai dengan orang tuanya, mengalah adalah hal utama. Salut! Dari peristiwa itu dia selalu belajar untuk menuruti orang tua, meski terkadang kemenurutannya tersebut sering dipandang sebelah mata oleh kedua orang tuanya. Tak jarang juga ia merasakan situasi di mana ia membutuhkan belaian, dukungan dari orang yang sangat dikasihinya itu, namun mereka malah pergi entah ke mana. Bermain layaknya seperti anak ABG lainnyapun mungkin tak sempat ia rasakan. Namun, saya percaya bahwa ia akan tumbuh menjadi sosok yang sangat kuat pada masa yang akan datang. Meski sekarang harus membayarnya dengan cucuran air mata dan goresan luka di hati yang terasa kian menumpuk.
Selalu berikan senyum termanismu kawan! Kau bukan hanya sekadar kawan bagiku, bagi kami teman-teman mainmu. Tapi kau telah menjadi bagian dari saudari terkasih kami.
SEMANGAT! Kamu pastu bisa, MN! ({})
Tuhan memberkati perjalanan hidupmu! Jangan takut ya.
Nggak bisa dipungkiri, saat melihat orang di sekelilingmu tertawa bahagia, rasanya senang. Tapi pertanyaannya, apakah kebahagiaan mereka berasal dari kita? Hm.
Saya bangga memiliki keluarga yang serba super. Memang tidak seperti superman, atau spiderman, bahkan batman sih. Tapi paling enggak, selalu ada yang bisa saya banggakan di dalam hati meski perasaan itu seringkali tertutupi kabut amarah maupun emosi yang tak jarang muncul tanpa diduga.
Saya merasa keberuntungan menyelimuti hidup saya. Bahkan ketika saya mendengar salah seorang teman baik memiliki orang tua yang menganut pola represif ketika mendidik anak-anaknya (bukan berrti hidupnya tidak beruntung).
Tapi betapa bangganya saya, ketika saya tahu keadaan keluarganya seperti apa, namun ia tetap menunjukkan semangat dan kesetiannya untuk mewujudkan cita-citanya. Semakin sering dia mengalami ini, semakin mahirlah ia menyeimbangkan antara keinginan orang tua dengan keinginannya. Kalau yang diingini tidak sesuai dengan orang tuanya, mengalah adalah hal utama. Salut! Dari peristiwa itu dia selalu belajar untuk menuruti orang tua, meski terkadang kemenurutannya tersebut sering dipandang sebelah mata oleh kedua orang tuanya. Tak jarang juga ia merasakan situasi di mana ia membutuhkan belaian, dukungan dari orang yang sangat dikasihinya itu, namun mereka malah pergi entah ke mana. Bermain layaknya seperti anak ABG lainnyapun mungkin tak sempat ia rasakan. Namun, saya percaya bahwa ia akan tumbuh menjadi sosok yang sangat kuat pada masa yang akan datang. Meski sekarang harus membayarnya dengan cucuran air mata dan goresan luka di hati yang terasa kian menumpuk.
Selalu berikan senyum termanismu kawan! Kau bukan hanya sekadar kawan bagiku, bagi kami teman-teman mainmu. Tapi kau telah menjadi bagian dari saudari terkasih kami.
SEMANGAT! Kamu pastu bisa, MN! ({})
Tuhan memberkati perjalanan hidupmu! Jangan takut ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar